Arsip untuk Oktober, 2007

Is That “the moment”?

Oktober 27, 2007

“Knapa? Dia bukan tipe mu ya?…. Jadi tipe kamu yang Gimana?”

“Uhmm… adaa dech” Jawabku ditambah dengan senyuman palsu.

Padahal di dalam hati, bahkan sudah sampai ditenggorokan.

“Tipeku cuman satu, wanita seperti kamu.”….

“Kamu yang cantik, kamu yang pintar, kamu yang berani, kamu yang jujur, kamu yang bebas, kamu yang egois….”

Tapi itu semua tak terucap, dan kembali tertelan dalam hati.

Berharap momen itu datang lain kali, namun aku yang mengawali.

Hujan di Bandung ku

Oktober 24, 2007

Musim hujan nampaknya sudah mendatangi Bandung, Hampir setiap hari di atas jam 2, bisa dipastikan Bandung akan diselimuti awan yang lalu disusul hujan.

Hal ini bisa berarti :

  1. Berakhir sudah penderitaan terik panas diBandung kala siang
  2. Saatnya mengeluarkan selimut untuk tidur di malam hari
  3. Waspadai datangnya virus influenza yang kerap menyertai awal penghujan
  4. Hindari melewati Bandung Selatan kala hujan…. Baannjiiirrrr
  5. Persiapkan jas hujan dan payung yang sudah lama disimpan
  6. Kesempatan bagi yang jarang mandi untuk mengurangi frekuensi mandinya
  7. Silahkan lanjutkan di komentar kalo ada yang mau menambahkan

Haloo….

Oktober 23, 2007

 haloo

“haloo…..”

“lagi di mana nih?”

BIP 

“Oww BIP…..pasti ama adek-adek elu ya?”

“Lha…?!? Trus ama siapa?”

ber2an

“Ciiieeee…. Lagi berduaan nih critanya. Koq malah nelpun Gw”

 

“Ow Gitu….. Ciieeee…. Selamet ya… Udah sejauh itu…. Suuuiiitt…Suuiittt!!!”

Kisah seorang Winger(Playmaker) dan seorang Back

Oktober 23, 2007

Alkisah seorang teman……

Dalam hidupnya, kisah cintanya selalu dianalogikan dalam sebuah permainan sepak bola. Dalam hal ini Gw tidak tahu alasan sebenernya. Pokoknya Gw terima dia apa adanya.

Panggil saja dia dengan inisial W. Kenapa W? Karena dalam kisah cintanya, lika-liku dan sepak terjangnya bak seorang Winger(Itulah julukan yang paling pas, meskipun si empunya sendiri lebih sering menyebut dirinya playmaker).

Larinya kencang, posturnya mungil, gesiiitt… Setiap ada bola(baca: wanita) dia selalu mengklaimnya sendirian. Digiringnya bola itu dipinggir lapangan, digiring… dan terus digiring… (giring = gocek). Hingga suatu saat dia mendekati garis gawang. Dia bingung, entah karena bosan atau kehabisan staminadan akal atau kehilangan momen… akhirnya bola itu diumpan crossing ke mulut gawang. Itu masih mending, terkadang bola dibiarkan out begitu saja

Begitu terus menerus… bola berganti bola… mulai merk AD, HAS, IND, sampai yang terakhir… F Gw bahkan tak tahu lagi (dia bilang sedang menggiring bola tapi setelah diklarifikasi …..)

Hingga pada suatu pertandingan. Si Winger bertemu dengan Back yang tangguh. Tangguh karena badannya yang berotot. Back tersebut adalah orang yang berinisial B. Kenapa inisialnya B, karena dia seorang Back.

Dalm sepak terjangnya oknum B benar-benar memiliki insting Back sejati, selalu menjaga bola yang ada didekatnya. Bahkan penjagaannya ekstra ketat, klo perlu pakai taktik jemput bola. Sang bola dijemput untuk diajak nonton, misalnya… J.

Bagaimanakah hasil akhir petandingan ini…?

Saya sendiri tak tahu semua kembali kepada kemauan si Winger dengan inisial W dan Back berbadan besar dengan inisial B.

Berbagi Sekedarnya

Oktober 23, 2007

Coba lihat Blog Stat Gw…..

Wew…. ternyata blog Gw cukup diperhatikan orang juga, dibandingkan dengan usianya yang baru beberapa hari. Dan banyak yang protes ke Gw tentang isi Blog Gw, terutama untuk posting dengan kategori Gosiip en Curhattt.

Merkea protes koq Gw mempublikasikan cerita yang mereka ceritakan ke Gw.. Koq elu nulisnya apa adanya banget sih curhat Gw…

Protes mereka ini sebenernya menimbulkan bermacam reaksi dalam diri Gw.

  1. “Gila ya… Gw ini orangnya ember banget” pikir Gw dalam hati. Tapi hati kecil gw yang lain langsung membela, “Itu hak Elu, Mus. Lagian mereka ga pernah minta cerita mereka dirahasiakan kan?”,

    “Trus klo Elu cuman nampung semua curhatan orang tanpa elu salurin ke yang lain bakal setresss sendirilah, kadang-kadang perlu disalurin”

    “yah seumpama hardisk yang di isi data terus pasti bakal jadi lambat kinerjanya, makanya data-datanya sebagian di-back up.

    “Hmmm. Bagus juga analogi dalam excuse di hati Gw. Nulis di Blog = Back up

  2. “Wah berarti ini salah satu daya tarik Unik dari Blog Gw”, kata otak narsis Gw “Klo Gw lanjutin bisa tenar nih blog Gw”
  3. Hmm… selanjutnya Gosip siapa lagi ya yang bakal Gw tulis

Oh sayangku Kau begitu… sempurna… sempurna

Oktober 21, 2007

Sudah banyak yang memahami, mengenai kekuatan sebuah lagu. Nada dan suara yang dihasilkannya adalah sebuah anchor yang sangat efektif. Baik itu untuk suatu peristiwa, kejadian dan  perasaan.

Kali ini lagu yang begitu menancap di hati Gw saat ini adalah Sempurna by: Andra & The Backbone.

Entah sejak kapan pastinya Gw ga inget, dalam minggu-minggu terakhir ini Gw selalu terngiang-ngiang lagu itu di kuping Gw.

Mengenai hal yang telah dianchor dari lagu tersebut, Gw juga bingung, yang pastinya tentang perasaan. Karena setiap lagu tersebut terdengar Gw ngerasa itu apa yang ada di hati Gw banget.

Mengenai siapakah Kau……

Aku belum bisa menuliskannya di sini…..

Maaf…

Muaaaccceeeettt!!!!!

Oktober 20, 2007

traffic jam

“Memang namanya masih suasana libur Lebaran, toh hari terakhir yang bisa dimanfaatkan untuk berlibur adalah hari sabtu ini dan minggu besok”

Mungkin kira-kira demikianlah yang ada dibenak para pengendara mobil di Bandung hari ini, 2 hari sebelum merkea kembali ke pekerjaan & rutinitas. Bila memang yang mereka pikirkan seperti ini maka tidaklah mengherankan semakin siang hingga menjelang sore, kendaraan seolah tertumpah diseluruh jalanan protokol bandung. Ada yang sekedar belanja menghabiskan duit lebaran, puter-puter melihat Bandung kala macet, atau bahkan pemanasan sebelum pulang menuju kampung halaman.

 polantas

Hal ini nampaknya sudah diantisipasi oleh aparat. Bahkan antisipasi yang mereka lakukan sangat bagus, sehingga cukup mengherankan bagi saya seorang yang alergi kemacetan. hari ini anda bisa dengan mudahnya menemui polisi di jalana protokol bandung. Salah satu contohnya sepanjang jl. Dayang Sumbi hingga jl Taman Sari, boleh percaya atau tidak, setiap 5 meter ada seorang Polantas yang bertugas mengatur kendaraan.

Ohh……Bandung!!!!

Bersemilah

Oktober 19, 2007

Seminggu yang lalu aku dapet sms dari temenku.

Muz, met lbran yaks.Maapin lahir&bathin ya..

tau gak..Td mas **** tiba2 dtg kerumahq n bawain kue…. Hehe… Binunn de….

Hari ini, masih temenku yang itu dengan wajah ceria menghampiriku.

Mus..mus… tau gak yang nganterin aku ke sini siapa? Hi hi hi hi

Hmmm

Iedul Fitri… semua kembali ke Fitrah

dan tiba saatnya…. Bersemilah

Pelukan

Oktober 19, 2007

the hug

Seorang trainer yang saya kenal pernah berkata, “Manusia agar tetap hidup membutuhkan minimal 8 pelukan tiap harinya”.

Saat itu saya tidak paham apa makna sebenernya perkataan beliau.

Hingga saat mudik ke Solo kemaren…

Saya 100% mencurahkan waktu saya untuk keluarga, setelah selama ini saya sibuk mengurusi diri sendiri dan pekerjaan.

Pada momen tersebut saya dapat puas memeluk Ibu, Bapak dan kedua adik-adikku. Dan tiap hari mereka membalas dengan pelukan juga.

Dan apa yang saya rasakan…….

Inilah seharusnya manusia dan tak akan ada lagi keburukan jika setiap manusia bersedia untuk memberikan sebuah pelukan ke tiap manusia yang lain 

Sesungkeman

Oktober 18, 2007

sesungkeman

Allahuakbar 3 x

Laa Illahailallah……. Allahuakbar

Kumandang takbir menggema. Kampung halaman menyambut pulangku dengan tangan terbuka. Selalu….

Bukan sambutan hangatnya keluarga yang menjadi tujuan kali ini, bukan pula masakan ibu yang memang aku rindukan. Melainkan hanya satu momen singkat dalam lebaran fitri “Sesungkeman”

Momentum setelah sholat Ied ini terselenggara singkat, tak lebih dari 10 menit. Namun apa yang tercurah di saat yang singkat itu…, apa yang terjadi di kala yang sesaat…

Semua emosi, perasaaan terpendam, kata-kata yang selama ini tercekat, keluar dengan mudahnya dan dengan mudahnya dimengerti.

Momentum itulah yang membuat sekian juta masyarakat Indonesia termasuk aku rela untuk berpayah-payah pulang ke kampung disaat lebaran fitri.

Momentum itulah “Sesungkeman