Is That “the moment”?

By primuspandumudita

“Knapa? Dia bukan tipe mu ya?…. Jadi tipe kamu yang Gimana?”

“Uhmm… adaa dech” Jawabku ditambah dengan senyuman palsu.

Padahal di dalam hati, bahkan sudah sampai ditenggorokan.

“Tipeku cuman satu, wanita seperti kamu.”….

“Kamu yang cantik, kamu yang pintar, kamu yang berani, kamu yang jujur, kamu yang bebas, kamu yang egois….”

Tapi itu semua tak terucap, dan kembali tertelan dalam hati.

Berharap momen itu datang lain kali, namun aku yang mengawali.

3 Tanggapan ke “Is That “the moment”?”

  1. za Berkata:

    Hayo Mus, ungkapkan saja, daripada menyesal. Oh iya, tulisan yang dibawah kok kosong? Padahal kamu dah iklanin di status ym-mu.

  2. andik Berkata:

    huahahaha udah sekarang dah bisa ditulis versi lengkapnya khan mus,,?

  3. tribas Berkata:

    yaaaa repot kalo cuman ditulis.

    Ayo disikat ajah…

Tinggalkan Balasan