Semua orang pasti sepakat, Sakit gigi itu sakitnya minta ampun. Nyerii, Linuu, trus bonusnya pasti sakit kepala.
Nah yang Gw rasain kemaren lebih dahsyat. Gigi yang linu bukan satu atau dua, tapi semua Gigi di dalam mulut ini rasanya mau pecah. Nah lu! Ga kebayang kan.
Malam itu memang cuaca sangat sangat tidak bersahabat. Hujan gerimis yang diselingi hujan deras dan udara dingin yang katanya sampai menusuk tulang. Mungkin faktor terakhir ini yang menyebabkan linu di Gigi Gw, dingin yang menusuk Gigi.
Memang sih ada Gigi Gw yang bolong, satu lobang kecil di geraham sebelah belakang gigi taring atas sebelah kanan. Tapi malam itu, rasa linu muali muncul dari Gigi seri bawah, dan tak lama dilanjutkan dengan linu di semua Gigi yang ada di mulut Gw. Sakiiiiiiiiit rasanya klo gigi beradu ama gigi sewaktu mingkem, disusul pula ama bonus Migren, suhu badan meningkat.
Klo udah gini paling enak mah dibawa tidur aja. Namun rasa seakan mau pecahnya semua Gigi ini yang bikin Gw susah berkonsentrasi untuk tidur.
Minum obat? No.. Gw agak males berurusan ama yang namanya obat. Pepatah di dunia farmasi yang Gw kutip “Obat adalah Racun, tapi menyembuhkan bila diguanakn dengan dosis yang tepat”. Hmmm tapi itu tetap racun kan…, itu sugesti yang Gw anut.
Pergi ke Dokter? Hmmm… Gw pada dasarnya ga ada masalah dengan dokter. Tapi mengingat rumah Gw yang berposisi di Bandung Utara banget dan Kondisi cuaca buruk Gw jadi ilang nafsu pergi ke dokter.
So pilihan terakhir Gw. Menghipnotis Diri
Ya betul. Gw tanamkan sugesti bahwa sakit ini tidak seberapa, dan gw sangat membutuhkan tidur. Alhasil Gw sukses tidur beberapa saat kemudian dengan kondisi mangap. Yah mangap gw lakukan agar Gigi Gw tidak bersentuhan satu dengan yang lainnya.
Keesokan paginya, saat Gw bangun, Baju Gw basah kuyup. Bukan karena ngompol atau cairan-cairan lainnya, Tapi keringat dingin. Baru sadar Gw ternyata semalam Gw masuk angin.
Meski badan belum 100% Fit, Gw tetap berangkat ke Kantor. Alasan orang males lah klo cuman masuk angin ringan doang bolos kantor, menurut Gw. Di tengah perjalanan menuju kantor, secara tak sengaja gw mampir ke Apotik. Nampaknya pikiran bawah sadar Gw berpendapat, “Gw ga boleh sakit parah, so Gw mesti minum Obat”
Di Apotik Gw langsung beli ASPIRIN.



