Seperti biasa untuk urusan masak gw sangat antusias, dan menyebabkan temen gw juga pengen ikutan ngebantuin.
Beberapa waktu lalu saya melakukan riset kecil-kecilan tentang pola konsumsi coklat di orang-orang sekitar saya.
Hal ini saya lakukan karena coklat adalah salah satu bahan makanan favorit untuk saya konsumsi. Baik dalam bentuk makanan atau minuman, sedangkan coklat dalam bentuk bahan tambahan untuk sebuah makanan saya tidak terlalu suka.
Dahulu saya percaya bahwa setiap orang pasti suka coklat, dan wanita adalah fans berat coklat.
Sampai pada akhirnya saya bertemu dengan para wanita yang tidak menyukai coklat. Dan saya sangat terkejut, ternyata ada ya wanita yang tidak menyukai coklat. Wah salah dong Axe bikin produk parfum pria dengan tema coklat, pikir saya.
Dan saya pun melakukan riset iseng dan sederhana dengan cara mewawancara orang di sekitar saya maupun yang secara tak sengaja saya temui tentang bagaimana mengkonsumsi coklat.
Hasilnya ternyata orang-orang kebanyakan hanya menganggap coklat adalah makanan manis. Sangat sedikit orang yang dengan sadar mengkonsumsi coklat karena ingin merasakan efek-efek yang terkandung di dalamnya. Jadi dalam hal ini posisi coklat tak jauh beda dengan permen.
Penikmat coklat dalam bentuk minuman juga sangat sedikit. Di indonesia coklat sebagai minuman hangat nampaknya masih kalah populer dibandingkan dengan kopi.
Dan yang paling akhir, orang-orang yang paham betul tentang coklat ternyata sangat sedikit sekali. Bagaimana sejarah coklat, yang katanya pernah menjadi sajian khusus kerajaan di jaman Aztec. Tentang manfaat dari zat-zat yang terkandung dalam coklat dan efek yang ditimbulkan. Bagaimana coklat dari sebuah pohon bisa menjadi coklat batangan. Bahkan sampai jenis-jenis coklat hampir tak ada orang yang benar-benar tahu.
Entah kebetulan atau bukan, beberapa hari setelah saya selesai melakukan riset kecil-kecilan ini. Ada teman saya yang “membawa” banyak sekali coklat ke kantor dan terbentuklah budaya makan coklat setiap hari di kantor. Senang rasanya melihat orang mengkonsumsi coklat. Dan biarkan efek aphrodisiac mempengaruhi kami.
Yah setidaknya coklat bukanlah barang langka maupun barang terlarang di sini